Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Lubuk Batu Jaya dan Ponpes Nurul Huda Tanam Jagung di Lahan 1 Hektare

Kilasriau.com, INDRAGIRI HULU — Mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Batu Jaya (LBJ), Polres Indragiri Hulu, bersinergi dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda dan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung pipil di Desa Kulim Jaya, Kecamatan Lubuk Batu Jaya, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pemanfaatan lahan produktif di tengah masyarakat.

Penanaman jagung dipusatkan di lahan milik Ponpes Nurul Huda seluas kurang lebih satu hektare. Lahan tersebut dikelola oleh Kelompok Tani PPNH Kulim Jaya yang dipimpin Nyamin.

Kegiatan ini menjadi langkah kolaboratif antara kepolisian, lembaga pendidikan keagamaan, kelompok tani, pemerintah desa, dan penyuluh pertanian untuk mengoptimalkan potensi lahan sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal.

Mewakili Kapolsek Lubuk Batu Jaya, IPDA Danil Okto, S.E., S.H., kegiatan dipimpin Kasium Polsek LBJ Aiptu Jaryanto, S.H. Turut mendampingi Kanit Propam Aiptu Damhir, S.Pd., Kanit IK Aipda Hary Budiman, Kanit Binmas Aipda Tomi D., serta Bhabinkamtibmas Aipda Nurdiansyah.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Sekretaris Desa Kulim Jaya Kiswoyo, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kulim Jaya Sudibarjono, perangkat desa, serta sejumlah tokoh dan masyarakat setempat.

Kapolsek Lubuk Batu Jaya IPDA Danil Okto, S.E., S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan melalui kerja sama langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pesantren untuk budidaya jagung diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.

"Kami berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui langkah nyata di lapangan. Penanaman jagung pipil bersama Ponpes Nurul Huda dan kelompok tani ini merupakan bentuk sinergi untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia agar lebih produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar IPDA Danil.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga masa panen, sehingga program yang dijalankan mampu memberikan hasil sesuai dengan yang diharapkan.

"Keberhasilan program ini tentu membutuhkan kerja sama semua pihak. Karena itu, kami berharap seluruh unsur yang terlibat dapat bersama-sama menjaga dan merawat tanaman hingga panen, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata," tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, penanaman jagung di lahan seluas satu hektare tersebut turut mendapat dukungan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kulim Jaya.

Pendampingan penyuluh diharapkan dapat membantu kelompok tani menerapkan teknik budidaya yang tepat, mulai dari proses penanaman hingga pemeliharaan tanaman, guna mendukung pertumbuhan dan meningkatkan peluang memperoleh hasil panen yang optimal.

Jagung pipil dipilih sebagai komoditas yang dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu komoditas pendukung kebutuhan pangan maupun pakan. Meski demikian, keberhasilan budidaya tetap bergantung pada perawatan tanaman, kondisi lahan, serta faktor cuaca dan pengelolaan pertanian.

Melalui kegiatan tersebut, lahan pesantren diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi para santri mengenai pentingnya sektor pertanian dan kemandirian ekonomi.

Sinergi antara Polsek Lubuk Batu Jaya, Ponpes Nurul Huda, kelompok tani, dan pemerintah desa ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan lahan yang tersedia.

Ke depan, upaya serupa diharapkan dapat dikembangkan di wilayah lain di Kabupaten Indragiri Hulu sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam membangun kemandirian pangan dari tingkat desa.


Baca Juga