Tutup MTQ ke-56 Mandah, Bupati Herman: Al-Qur’an Harus Dipahami dan Diamalkan

Kilasriau.com, MANDAH – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kecamatan Mandah tidak hanya diharapkan menjadi ajang untuk mengukur kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan, pemahaman, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., saat menutup secara langsung MTQ ke-56 Tingkat Kecamatan Mandah di Astaka Utama MTQ Kecamatan Mandah, Minggu (4/10/2026) malam.

Bupati Herman mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan MTQ dapat berlangsung lancar dan khidmat. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya diukur dari pelaksanaan perlombaan, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut memberikan dampak terhadap kehidupan keagamaan masyarakat.

“MTQ ini tidak hanya sekadar membaca, tetapi perlu penghayatan dan pemahaman terhadap makna yang terkandung di dalam Al-Qur’an,” ujar Bupati Herman.

Ia menegaskan, semangat MTQ hendaknya tidak berhenti ketika rangkaian perlombaan berakhir. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an perlu terus dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Pelaksanaan MTQ ini tidak hanya selesai dengan membaca saat ini saja, tetapi bagaimana setelah ini tumbuh kecintaan yang mendalam kepada Al-Qur’an, gemar membaca, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Selain memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat, Bupati Herman berharap MTQ tingkat kecamatan juga menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda daerah. Ia mendorong agar putra-putri asli Mandah terus diberikan kesempatan dan pembinaan sehingga mampu berkembang menjadi qari dan qariah berprestasi.

“Hari ini kita berharap hasil dari setiap pelaksanaan MTQ Kecamatan, khususnya Kecamatan Mandah ini betul-betul membawa anak-anak asli daerah untuk tampil dan berprestasi, sehingga nantinya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” tambahnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati mengajak para orang tua dan guru mengaji untuk mengambil peran dalam membentuk karakter serta meningkatkan pemahaman keagamaan anak-anak sejak dini.

Menurutnya, penguatan ilmu agama menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan dan pengaruh negatif perkembangan zaman.

“Mari kita jaga anak-anak kita, bekali mereka dengan ilmu agama yang kuat agar terhindar dari pengaruh negatif perkembangan zaman. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” pesannya.

Penutupan MTQ ke-56 Kecamatan Mandah turut dihadiri Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Bagian Kesra Setda Inhil, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Inhil, Camat Mandah beserta unsur Forkopimcam, para kepala desa/lurah se-Kecamatan Mandah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang hadir memenuhi lokasi acara.

Rangkaian penutupan dilanjutkan dengan pembacaan keputusan dewan hakim, penyerahan piala bergilir kepada kafilah juara umum, serta pemberian hadiah kepada para peserta yang meraih prestasi. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.


Baca Juga