Kilasriau.com — Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Kepulauan Riau menggelar Gebyar Milad KAHMI ke-60 di Aula SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat “Think The Solution, Create The Design, Dari KAHMI Untuk Kepri” tersebut menjadi momentum silaturahmi, refleksi perjalanan enam dekade KAHMI, sekaligus memperkuat komitmen keluarga besar alumni HMI untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Kepulauan Riau.
Gebyar Milad KAHMI ke-60 dihadiri langsung Ketua Umum MW KAHMI Kepri, Dr. Suryadi, S.P., S.H., M.H., bersama Sekretaris MW KAHMI Kepri Tahmid, S.Pi., M.Si Ketua Umum MW FORHATI Kepri Afitri Susanti, S.Psi., M.M., CHt, Kanda Ridarman Bay, Kanda Edi Jafar serta jajaran keluarga besar KAHMI dan FORHATI Kepri.
Hadir pula Staf Ahli Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Kanit Polresta Tanjungpinang, Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang beserta jajaran dewan guru, Suprapto, S.T., Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan sekaligus Ketua Umum MD KAHMI Bintan.
Turut hadir jajaran Ketua Umum HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan dan pengurus komisariat se-Kawasan HMI Cabang Tanjungpinang-Bintan, serta alumni HMI dari berbagai profesi, mulai dari komisioner, akademisi, pengusaha dan unsur lainnya. Kegiatan juga diikuti peserta lomba KYIC 2026 dan para undangan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum MW KAHMI Kepri Dr. Suryadi menyampaikan bahwa momentum Milad KAHMI ke-60 harus menjadi ruang untuk melihat kembali potensi yang dimiliki keluarga besar KAHMI sekaligus mempersiapkan kontribusi yang lebih besar bagi daerah.
Suryadi menyebutkan, saat ini KAHMI di Kepulauan Riau memiliki sekitar 35 alumni yang telah menyandang gelar doktor.
Di wilayah KAHMI Kepri saat ini kita memiliki 35 doktor. Ini merupakan potensi yang harus kita siapkan untuk ke depan agar dapat berkiprah secara profesional sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ujar Suryadi.
Menurutnya, potensi alumni KAHMI tidak hanya berada di lingkungan akademik, tetapi juga tersebar di berbagai bidang profesi, termasuk pemerintahan, dunia usaha, sosial kemasyarakatan dan politik.
Ia mengatakan, para alumni yang berkiprah di dunia politik juga terus berproses dan mempersiapkan diri untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di daerah masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Suryadi turut menyebut sejumlah nama alumni yang dinilainya memiliki proses pengabdian dan kiprah di daerah, di antaranya Suprapto untuk Bintan, Ade Angga untuk Tanjungpinang, serta Edi Jafar yang disebutnya berpotensi berkiprah di Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Ini bagian dari proses. Kita menyiapkan kader-kader dan alumni untuk terus berkiprah sesuai dengan bidangnya masing-masing,” katanya.
Suryadi juga mengingatkan bahwa perjalanan KAHMI selama enam dekade belum boleh membuat keluarga besar alumni merasa telah mencapai titik akhir perjuangan.
Menurutnya, jika melihat kondisi KAHMI saat ini dan dikaitkan dengan esensi keberadaan organisasi, tugas dan tanggung jawab KAHMI masih belum mencapai puncak pencapaian sebagaimana yang diharapkan.
“Dengan melihat kondisi KAHMI hari ini, sesuai dengan esensi keberadaannya, tugas dan tanggung jawab kita belumlah sampai pada puncak pencapaian sebagaimana semestinya. Karena itu, di Milad ke-60 ini kita kembali diingatkan bahwa kerja keras, usaha dan perjuangan keluarga besar KAHMI harus terus dilakukan,” tegasnya.

Ia menambahkan, usia 60 tahun harus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, memperluas kontribusi serta memastikan keberadaan KAHMI dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat dan daerah.
Gebyar Milad KAHMI ke-60 tersebut mendapat sambutan baik dari unsur Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang hadir melalui Staf Ahli Gubernur. Dukungan juga datang dari pihak SMA Negeri 2 Tanjungpinang yang menjadi tuan rumah kegiatan.
Kegiatan berlangsung semakin semarak dengan berbagai persembahan seni dari keluarga besar KAHMI maupun SMA Negeri 2 Tanjungpinang.
Dari keluarga besar KAHMI, Maryamah membawakan Gurindam Dua Belas. Selain itu, terdapat persembahan puisi oleh Prio Handoko, Mastur Taher dan Afitri Susanti.
Sementara itu, keluarga besar SMA Negeri 2 Tanjungpinang turut menampilkan berbagai persembahan seni, pantun, marawis dan kreasi lainnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan perayaan Milad, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pengumuman pemenang KAHMI Young Innovation Challenge (KYIC) 2026 tingkat mahasiswa dan pelajar SMA sederajat se-Kepulauan Riau.
KYIC 2026 merupakan bagian dari rangkaian Semarak Milad KAHMI ke-60 yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk menghadirkan gagasan, kreativitas dan inovasi dalam menjawab berbagai persoalan serta melihat peluang pembangunan di Kepulauan Riau.
Rangkaian kegiatan Gebyar Milad KAHMI ke-60 juga diisi dengan tasyakuran dengan doa dan pemotongan tumpeng, penyerahan hadiah KYIC 2026, penyerahan bantuan pendidikan, serta pentas seni Insan Cita.

Pada penghujung acara, seluruh peserta mengikuti muhasabah dan doa bersama yang dipimpin Ustaz Risaldy Siregar.
Suasana khidmat menutup rangkaian Gebyar Milad KAHMI ke-60. Momentum enam dekade tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar KAHMI bahwa perjalanan organisasi masih panjang dan membutuhkan kerja keras, gagasan, kolaborasi serta pengabdian yang berkelanjutan.
Melalui semangat “Think The Solution, Create The Design, Dari KAHMI Untuk Kepri”, MW KAHMI Kepri mendorong agar potensi keilmuan, pengalaman dan jaringan alumni dapat terus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kepulauan Riau.