Ansor-Banser Inhil Ziarah ke Makam Tuan Guru Sapat, Rawat Tradisi dan Teladani Perjuangan Ulama

Kilasriau.com — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Indragiri Hilir bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) melaksanakan ziarah ke makam ulama besar Indragiri Hilir, Syekh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Sapat, di Dusun Hidayat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuala Indragiri. Minggu, 30/08/2026.

Kegiatan ziarah tersebut menjadi bagian dari upaya Ansor-Banser Inhil untuk memperkuat kecintaan terhadap ulama, menjaga tradisi keislaman serta mengenang perjuangan para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat.

Sesampainya di kompleks makam, rombongan Ansor-Banser melaksanakan pembacaan Yasin, tahlil dan doa bersama. Ziarah juga menjadi momentum untuk merenungkan kembali perjuangan dan keteladanan Tuan Guru Sapat dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat.

Syekh Abdurrahman Siddiq Al-Banjari merupakan ulama besar yang memiliki pengaruh kuat dalam perkembangan Islam di wilayah Indragiri. Beliau juga dikenal sebagai Mufti Kerajaan Indragiri dan meninggalkan banyak karya keilmuan yang hingga kini masih dipelajari. Makam beliau di Sapat menjadi salah satu tujuan ziarah religi yang dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.

Bagi Ansor-Banser Inhil, ziarah bukan sekadar kegiatan mengunjungi makam ulama, tetapi juga menjadi sarana untuk mengambil ibrah dari perjalanan dakwah dan perjuangan para pendahulu.

Ketua PC GP Ansor Indragiri Hilir, Muhammad Suyuti, S.Pd.I, menyampaikan bahwa generasi muda Nahdlatul Ulama harus mengenal dan menghormati para ulama yang telah berjasa dalam membangun kehidupan keagamaan di daerah.

“Ziarah ini menjadi momentum bagi kita untuk mengenang perjuangan Tuan Guru Sapat. Beliau adalah ulama yang memiliki jasa besar dalam dakwah dan perkembangan Islam di Indragiri Hilir. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan beliau dengan menjaga agama, menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ansor dan Banser akan terus berupaya menjadikan tradisi ziarah dan silaturahmi kepada para ulama sebagai bagian dari penguatan karakter kader.

“Jangan sampai generasi muda kehilangan sejarah dan keteladanan para ulama. Dari makam para ulama kita belajar tentang ilmu, keikhlasan, perjuangan dan pengabdian,” tambahnya.

Sementara itu, ziarah ke makam Tuan Guru Sapat juga menjadi pengingat bagi kader Ansor dan Banser agar tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki kedekatan dengan ulama serta masyarakat.

Kompleks makam Syekh Abdurrahman Siddiq sendiri selama ini menjadi salah satu kawasan religi penting di Kabupaten Indragiri Hilir dan terus menjadi tujuan para peziarah dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Ansor-Banser Inhil berharap semangat perjuangan Tuan Guru Sapat dapat terus diwariskan kepada generasi muda, sehingga nilai-nilai keislaman, kecintaan kepada ulama, persatuan dan kepedulian terhadap masyarakat tetap tumbuh di tengah perkembangan zaman.

Ansor Bergerak, Banser Siap Mengabdi — Merawat Tradisi, Menjaga Ulama, Mengabdi untuk Umat dan Negeri.


Baca Juga