Kilasriau.com, TELUK KUANTAN — Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menyelimuti wilayah Riau memantik aksi nyata dari kalangan muda.
Bergerak cepat, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kuantan Singingi bergandengan tangan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (BEM UNIKS) menggelar "Aksi Peduli Karhutla" dengan membagikan ratusan masker gratis kepada warga di pusat Kota Teluk Kuantan, Sabtu (29/8/2026).

Aksi turun ke jalan ini menjadi langkah preventif mendesak untuk melindungi kesehatan pernapasan masyarakat dari paparan partikel berbahaya asap Karhutla. Langkah kolaboratif dua organisasi kemahasiswaan ini juga mendapat sokongan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuantan Singingi.
Ketua PC IMM Kuantan Singingi menegaskan bahwa peran mahasiswa tidak boleh berhenti di dalam ruang kuliah, melainkan harus hadir langsung sebagai pelindung masyarakat saat krisis ekologi terjadi.
"Aksi ini adalah bukti kepedulian nyata. Mahasiswa tidak boleh diam ketika masyarakat terancam kabut asap. Kami harus bergerak bersama rakyat," tegasnya di sela-sela aksi.

Ia menambahkan bahwa pembagian masker ini hanyalah pintu masuk untuk mengedukasi publik mengenai bahaya Karhutla dan pentingnya menjaga kelestarian alam.
"Kami ingin aksi ini jadi pemicu kesadaran bersama. Menghentikan Karhutla bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua," tambahnya.
Sinergi antara PC IMM, BEM UNIKS, dan DLH Kuansing ini menjadi potret gerakan mahasiswa yang responsif, adaptif, serta solutif terhadap isu-isu lingkungan di daerah. Melalui aksi ini, para mahasiswa menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis terdepan dalam mengawal isu sosial dan menjaga kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi.