Mahasiswa KKN 155 UMRI Bimbing Santriwati Ponpes Muhammadiyah Nawawi Djamil Produksi Kripik Kelapa untuk Peluang Usaha

Kilasriau.com, Duri, Riau — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 155 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar program kerja pendampingan produksi kripik kelapa bersama para santriwati Pondok Pesantren Muhammadiyah Nawawi Djamil, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh dua mahasiswa KKN, Tasya Ananta Risqiyani dan Yesy Maharani, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis potensi pangan lokal. Kelapa dipilih sebagai bahan baku utama karena ketersediaannya yang melimpah di lingkungan sekitar pesantren. Berbeda dari sekadar pelatihan memasak, produk kripik kelapa ini disiapkan sebagai rintisan usaha yang nantinya dapat dijual dan dikelola sendiri oleh para santriwati ke depannya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mendampingi santriwati mempraktikkan langsung tahapan produksi kripik kelapa, mulai dari proses pengirisan daging kelapa tipis-tipis, pembuatan adonan pelapis luar, hingga teknik penggorengan dengan pengaturan suhu api yang tepat agar kripik matang merata dan menghasilkan tekstur renyah yang khas.

Tasya Ananta Risqiyani menjelaskan bahwa program ini bertujuan membekali santriwati dengan keterampilan produksi pangan yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri. Ia berharap kripik kelapa hasil produksi santriwati dapat dipasarkan sehingga memberikan nilai ekonomis dan membuka peluang usaha kecil berkelanjutan di lingkungan pesantren.

Antusiasme tampak dari para santriwati yang aktif mengikuti setiap tahapan proses produksi, mulai dari pengirisan kelapa hingga proses penggorengan. Selain menambah keterampilan produksi pangan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini di kalangan santriwati, khususnya dalam merintis usaha kripik kelapa untuk dijual ke depannya.

Program pendampingan produksi kripik kelapa ini merupakan salah satu dari rangkaian proker KKN Kelompok 155 UMRI yang berlokasi di Pondok Pesantren Muhammadiyah Nawawi Djamil, sebagai wujud kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi pangan lokal menjadi peluang usaha.

(Penulis: Tasya Ananta Risqiyani)


Baca Juga