Siak, Kilasriau.com – Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Siak semakin terasa melalui Open Turnamen Domino yang digelar Ikatan Keluarga Minang Siak (IKMS). Setelah melewati rangkaian pertandingan yang kompetitif, tim Beceng akhirnya keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang hadiah Rp5 juta. Turnamen tersebut digelar di Sekretariat IKMS, Jalan Sederhana, Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Minggu (16/8/2026) malam.
Turnamen yang berlangsung selama rangkaian pertandingan tersebut tidak sekadar menghadirkan persaingan untuk memperebutkan hadiah. Di balik adu strategi di atas meja domino, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi dan persaudaraan.
Memasuki babak akhir, empat tim terbaik berhasil bertahan dan bersaing memperebutkan posisi juara. Keempatnya yakni Kopika, Beceng, Semangka, dan Batang Kapuak.
Masing-masing tim diperkuat pasangan pemain yang berhasil melewati tahapan pertandingan sebelumnya. Kopika diperkuat Budiman dan Siwir, Beceng diperkuat Zul Hefni dan Roy, Semangka diperkuat Amrizal dan Martias, sedangkan Batang Kapuak diperkuat Yusrikal dan Gusrianto.
Persaingan babak akhir berlangsung sengit. Ketelitian membaca kartu, kecermatan mengambil keputusan serta kekompakan pasangan menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Dari persaingan tersebut, Beceng yang diperkuat Zul Hefni dan Roy berhasil tampil sebagai juara pertama. Tim tersebut berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp5 juta.
Posisi kedua diraih Batang Kapuak, pasangan Yusrikal dan Gusrianto, dengan hadiah Rp3,5 juta. Sementara Kopika, yang diperkuat Budiman dan Siwir, menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp1,5 juta.
Sedangkan Semangka, pasangan Amrizal dan Martias, harus puas berada di posisi keempat dan menerima hadiah sebesar Rp1 juta.
Dengan demikian, total hadiah Rp11 juta yang disiapkan panitia berhasil dibagikan kepada empat tim terbaik. Bagi peserta, kemenangan bukan semata soal hadiah, melainkan juga menjadi buah dari ketenangan, strategi dan kekompakan selama pertandingan.
Babak akhir turnamen turut dihadiri Dewan Pembina IKMS Siak dr. H. Adrian Hidayat dan Subatman, Dewan Penasehat Irdamsyah, Ketua IKMS Siak Armen Salim, Ketua RT setempat, serta seluruh jajaran pengurus IKMS.
Kehadiran para pembina, penasehat dan pengurus IKMS tersebut sekaligus menunjukkan dukungan terhadap kegiatan yang sejak awal dirancang sebagai ajang kompetisi sekaligus sarana memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Ketua IKMS Siak, Armen Salim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah mengikuti serta menjalankan turnamen hingga selesai. Ia juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan dukungan, kepada panitia yang sudah bekerja keras, seluruh pengurus IKMS, dan tentunya seluruh peserta yang telah ikut menyukseskan turnamen ini," ujar Armen Salim.
Menurut Armen, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan kegiatan yang mampu menghadirkan masyarakat dalam suasana penuh keakraban.
"Kegiatan ini bukan hanya tentang hadiah dan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kami ingin masyarakat bisa berkumpul, bersilaturahmi dan memperkuat persaudaraan. Inilah semangat yang ingin terus kami jaga di IKMS," tambahnya.
Ia menilai antusiasme peserta sejak awal hingga babak akhir menunjukkan bahwa permainan domino masih memiliki daya tarik sebagai sarana hiburan sekaligus interaksi sosial.
"Yang paling penting adalah kebersamaan. Kita boleh bersaing di meja pertandingan, tetapi setelah pertandingan kita tetap bersaudara," ungkap Armen mengakhiri.
Sementara itu, Ketua Panitia Rafli ST menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian turnamen dapat berjalan hingga babak final. Ia mengapresiasi peserta yang telah mengikuti pertandingan dengan tertib serta menjunjung tinggi sportivitas.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian pertandingan telah kita selesaikan. Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, pengurus, donatur dan semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga turnamen ini dapat berjalan dengan baik," ucap Rafli.
Menurut Rafli, sistem pertandingan yang diterapkan membuat persaingan semakin menarik hingga babak akhir. Peserta dituntut tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga kemampuan membaca permainan dan membangun strategi bersama pasangan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada momentum-momentum berikutnya dengan peserta yang lebih banyak dan cakupan yang semakin luas.
Bagi IKMS Siak, berakhirnya Open Turnamen Domino bukan berarti berakhir pula semangat yang dibangun selama pertandingan. Silaturahmi, persaudaraan dan kebersamaan diharapkan terus terjaga setelah para peserta meninggalkan meja pertandingan.
Open Turnamen Domino IKMS Siak akhirnya bukan hanya melahirkan Beceng sebagai juara, tetapi juga meninggalkan pesan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan melalui kegiatan yang sederhana, sportif dan mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana penuh persaudaraan.