Dari Kuansing Menuju Panggung Provinsi, Ghina Rizqullah Buktikan Semangat Belajar Mampu Antar Pelajar Daerah Raih Prestasi OSN

KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Di tengah upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, seorang pelajar dari daerah kembali menunjukkan bahwa semangat belajar, ketekunan, dan keberanian menghadapi tantangan mampu mengantarkan siswa menuju panggung kompetisi bergengsi. Rabu (15/7/2026).

Adalah Ghina Rizqullah, siswi SMP Negeri 3 Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang berhasil lolos dalam Seleksi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Atas capaian tersebut, Ghina dipastikan akan mewakili Kabupaten Kuantan Singingi pada Seleksi OSN tingkat Provinsi Riau.

Keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolahnya, tetapi juga menjadi kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan di daerah. Prestasi Ghina menunjukkan bahwa siswa dari sekolah negeri di kabupaten memiliki peluang yang sama untuk bersaing di ajang akademik tingkat nasional apabila didukung dengan pembinaan yang baik dan kemauan belajar yang kuat.

Pihak SMP Negeri 3 Teluk Kuantan pun menyampaikan ucapan selamat melalui media publikasi sekolah. Dalam poster apresiasi tersebut, sekolah mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan siswinya sekaligus memberikan motivasi agar prestasi itu menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi.

"Teruslah berprestasi, jangan pernah berhenti belajar dan berusaha. Jadikan setiap tantangan sebagai langkah menuju masa depan yang gemilang. Kami bangga atas prestasimu," demikian pesan yang disampaikan sekolah.

Kepala SMP Negeri 3 Teluk Kuantan, Elli Rosmidar Harahap, S.Pd., MM, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan Ghina. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui siswa melalui pembelajaran, latihan, serta pendampingan dari guru.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan berani mengikuti berbagai kompetisi.

Di balik keberhasilannya, Ghina mengaku bahwa mengikuti Olimpiade Sains Nasional bukan hanya persoalan mengejar kemenangan atau meraih gelar juara. Baginya, setiap tahapan seleksi merupakan bagian dari proses belajar yang membentuk kemampuan berpikir dan kepercayaan diri.

Saat diwawancarai, Ghina menceritakan pengalamannya mengikuti Seleksi OSN tingkat kabupaten.

"Bagi Ghina, mengikuti seleksi OSN-K bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang proses belajar dan membuktikan kemampuan diri. Ghina merasa senang sekaligus gugup saat mengikuti seleksi ini. Setiap soal memberikan tantangan tersendiri dan membuat Ghina berpikir lebih kritis," ujarnya.

Ia mengaku, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut menjadi pelajaran yang sangat berharga, apa pun hasil yang diperoleh.

"Terlepas dari apa pun hasilnya nanti, Ghina bersyukur dapat memperoleh pengalaman yang sangat berharga, menambah wawasan, serta semakin termotivasi untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi yang lebih baik di masa depan," katanya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kompetisi akademik tidak hanya melahirkan pemenang, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar mampu berpikir sistematis, tangguh menghadapi tantangan, dan terus belajar sepanjang hayat.

Keberhasilan lolos dari seleksi tingkat kabupaten menjadi titik awal perjalanan baru bagi Ghina. Persaingan pada tingkat provinsi tentu akan lebih ketat karena mempertemukan siswa-siswa terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Riau.

Meski demikian, Ghina mengaku optimistis dan menjadikan kesempatan tersebut sebagai motivasi untuk belajar lebih giat.

"Alhamdulillah, Ghina sangat bersyukur dan senang bisa lolos seleksi OSN-K dan melaju ke tingkat provinsi. Ini menjadi motivasi besar bagi Ghina untuk belajar lebih giat lagi karena tantangan ke depan tentu akan semakin sulit," tuturnya.

Ia berharap dapat memberikan hasil terbaik saat mewakili Kabupaten Kuantan Singingi.

"Harapan Ghina, semoga Ghina dapat memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi, terus mengembangkan kemampuan di bidang IPA, dan jika Allah mengizinkan, bisa melangkah hingga tingkat nasional serta mengharumkan nama SMP Negeri 3 Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, dan Provinsi Riau."

Meski memiliki target besar, Ghina tetap menyadari bahwa setiap proses memiliki nilai tersendiri.

"Apa pun hasilnya nanti, Ghina ingin menjadikan setiap tahap sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang," tambahnya.

Berbeda dengan banyak siswa yang memiliki mata pelajaran favorit tertentu, Ghina justru mengaku menyukai seluruh materi dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam.

Menurutnya, IPA merupakan bidang ilmu yang menarik karena membahas berbagai fenomena kehidupan yang ada di sekitar manusia.

"Ghina suka semua mata pelajaran di studi IPA, soalnya Ghina suka mencoba hal baru. Apalagi IPA ini kan membahas tentang kehidupan, jadi makin seru, Pak," ungkapnya.

Rasa ingin tahu yang tinggi menjadi salah satu modal utama Ghina dalam mempelajari sains. Baginya, belajar bukan sekadar menghafal teori, melainkan memahami bagaimana ilmu pengetahuan menjelaskan berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan Ghina menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan tidak hanya lahir dari sekolah-sekolah besar di kota metropolitan. Dengan semangat belajar yang tinggi, bimbingan guru, dukungan keluarga, serta lingkungan sekolah yang kondusif, pelajar dari daerah juga mampu menunjukkan prestasi di tingkat yang lebih luas.

Olimpiade Sains Nasional sendiri merupakan salah satu ajang akademik paling bergengsi di Indonesia yang bertujuan mengembangkan potensi peserta didik di bidang sains. Kompetisi ini diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga nasional, sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.

Keberhasilan siswa menembus tahapan seleksi bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan sekolah dalam membangun budaya akademik yang sehat dan kompetitif.

Kini, keluarga besar SMP Negeri 3 Teluk Kuantan menaruh harapan besar agar Ghina mampu memberikan penampilan terbaik pada seleksi tingkat Provinsi Riau. Dukungan dari guru, orang tua, masyarakat, serta pemerintah daerah diharapkan menjadi penyemangat bagi Ghina dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

Lebih dari sekadar mengejar medali, perjalanan Ghina menjadi pengingat bahwa prestasi lahir dari proses yang panjang, disiplin yang konsisten, dan keberanian untuk terus mencoba. Dari sebuah sekolah di Kabupaten Kuantan Singingi, langkah kecil itu kini mengarah ke panggung provinsi, membawa harapan untuk suatu hari nanti mengibarkan nama Riau di tingkat nasional.*(ald)


Baca Juga