Kilasriau.com - Mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau (UNRI) 2026 melaksanakan pelatihan pembuatan tepache, minuman fermentasi sehat berbahan dasar limbah kulit nanas, pada hari Rabu (1/7/2026) di Gedung Serba Guna Desa Aliantan, Kecamatan Kabun.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan yang bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai tambah, sekaligus mendorong penerapan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu PKK dan warga Desa Aliantan serta dihadiri oleh Ketua TP PKK Kecamatan Kabun, Ketua TP PKK Desa Aliantan, dan Kepala Desa Aliantan.
Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan acara pembukaan, dilanjutkan penyampaian materi mengenai tepache, minuman fermentasi tradisional berbahan kulit nanas yang kaya akan probiotik alami dan bermanfaat bagi kesehatan pencernaan.
Selain membahas manfaat kesehatan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengolah limbah kulit nanas yang selama ini sering terbuang menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Setelah sesi materi, peserta mengikuti praktik langsung pembuatan tepache. Antusiasme ibu-ibu PKK dan warga terlihat selama kegiatan berlangsung, mulai dari mempersiapkan bahan hingga memahami tahapan fermentasi yang benar. Panitia juga mengadakan sesi doorprize yang menciptakan suasana belajar menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KUKERTA Berdampak UNRI 2026 berharap masyarakat dapat memanfaatkan limbah kulit nanas sebagai produk pangan yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus berpotensi menjadi peluang usaha rumah tangga.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan melalui inovasi yang sederhana dan mudah diterapkan.
Pelatihan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, ibu-ibu PKK, dan masyarakat Desa Aliantan dalam mendukung pemanfaatan potensi lokal.
Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus mengembangkan inovasi berbasis sumber daya lokal yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan dan perekonomian keluarga.
Penulis: Mirnala Ria Manurung - Anggota Kelompok Kukerta Berdampak UNRI 2026