MTQ ke-XLIV Provinsi Riau Ditutup Sukses, Kuansing Sampaikan Terima Kasih kepada Seluruh Elemen Bangsa dan Mohon Maaf atas Segala Kekurangan

TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) – Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-XLIV Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi berakhir. Perhelatan keagamaan terbesar di Provinsi Riau yang dipusatkan di jantung Kota Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, tersebut dinilai berlangsung sukses, aman, tertib, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sabtu (4/7/2026).

Selama sepekan pelaksanaan, ribuan peserta, dewan hakim, official, tamu undangan, serta masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau memadati arena utama MTQ. Selain menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, kegiatan tersebut juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, pedagang, dan sektor jasa di Kabupaten Kuantan Singingi.

Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-XLIV Provinsi Riau, Drs. Azhar Ali, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan Kuantan Singingi sebagai tuan rumah merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian MTQ ke-XLIV Provinsi Riau berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. Keberhasilan ini bukan milik panitia semata, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah," ujarnya.

Atas nama panitia, Azhar Ali menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi, H. Mukhlisin, atas dukungan, arahan, dan komitmennya dalam memastikan seluruh persiapan hingga penutupan MTQ berjalan dengan baik.

Selain itu, panitia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau serta Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Provinsi Riau atas dukungan penuh yang diberikan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan MTQ ke-XLIV Tingkat Provinsi Riau. Dukungan tersebut mencakup pendampingan, koordinasi, pembinaan, serta berbagai arahan yang menjadi pedoman bagi panitia daerah dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Drs. Azhar Ali, sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Riau, LPTQ Provinsi Riau, dan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan penyelenggaraan MTQ berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses hingga penutupan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran sekretariat panitia, para camat, lurah, kepala desa, aparatur sipil negara (ASN), tenaga kebersihan, petugas lapangan, serta seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

Panitia memberikan apresiasi khusus kepada Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si, beserta seluruh jajaran Kecamatan Kuantan Tengah yang menjadi garda terdepan dalam mendukung penyelenggaraan MTQ di kawasan pusat Kota Teluk Kuantan. Sebagai lokasi utama kegiatan, Kecamatan Kuantan Tengah memegang peran penting dalam menjaga kebersihan, kenyamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada para tamu dari seluruh Provinsi Riau.

Tidak hanya itu, panitia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, PLN, tenaga medis, petugas kebersihan, relawan, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, insan pers, pelaku UMKM, sponsor, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menciptakan suasana MTQ yang aman, nyaman, dan kondusif.

Menurut panitia, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan agenda keagamaan berskala provinsi tersebut. Mulai dari pengamanan, rekayasa lalu lintas, pelayanan kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga penyambutan tamu, seluruhnya berjalan melalui koordinasi yang baik.

Meski pelaksanaan MTQ mendapat apresiasi dari berbagai pihak, panitia mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang tidak dapat dihindari mengingat besarnya skala kegiatan.

"Oleh karena itu, dengan penuh kerendahan hati kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, peserta, kafilah, tamu undangan, dan seluruh pihak apabila selama pelaksanaan MTQ masih terdapat kekurangan, baik dalam pelayanan, fasilitas, pengaturan lalu lintas, maupun hal-hal lain yang kurang berkenan. Semua masukan akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan," kata Azhar Ali.

Panitia berharap keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, dan semangat membumikan Al-Qur'an yang tumbuh selama kegiatan berlangsung.

Pada penutupan MTQ, Kabupaten Rokan Hilir berhasil meraih gelar Juara Umum MTQ ke-XLIV Provinsi Riau. Posisi kedua diraih Kabupaten Bengkalis, sementara Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah menempati peringkat ketiga. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kuantan Singingi yang mampu menyelenggarakan MTQ dengan sukses sekaligus menorehkan prestasi di tingkat provinsi.

Berakhirnya MTQ ke-XLIV menjadi penanda berakhirnya salah satu agenda keagamaan terbesar di Riau tahun ini. Namun bagi Kabupaten Kuantan Singingi, semangat kebersamaan yang terbangun selama pelaksanaan MTQ diharapkan menjadi modal sosial untuk terus memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan bermasyarakat.

Panitia pun menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan satu pesan kepada masyarakat: keberhasilan MTQ adalah keberhasilan bersama. Atas nama seluruh panitia pelaksana, disampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari sejarah sukses penyelenggaraan MTQ ke-XLIV Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi.*(ald)


Baca Juga