KUANTAN SINGINGI (KilasRiau.com) – Semangat muda, sportivitas, dan atmosfer kompetisi begitu terasa menyelimuti lapangan SMK Negeri 1 Teluk Kuantan saat cabang olahraga futsal dalam rangkaian SPAC Techno VI resmi dibuka, Selasa (6/5/2026).
Pembukaan cabang olahraga tersebut dilakukan langsung oleh Datuk Mangkuto Jilelo, atau yang akrab disapa DMJ. Dengan tendangan simbolis di titik tengah lapangan, DMJ menandai dimulainya pertandingan yang telah lama dinantikan para peserta dan supporter dari berbagai sekolah.
Kehadiran DMJ sontak mendapat sambutan hangat dari para pelajar, guru pendamping, panitia, serta tamu undangan yang memadati area pertandingan. Suasana semakin meriah dengan gemuruh tepuk tangan dan sorakan dukungan dari tribun penonton.
DMJ mengungkapkan bahwa futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat ia gemari. Di tengah kesibukannya sebagai manajer Asadel Land dan Cibria Townhouse, kecintaannya terhadap dunia olahraga tetap tak pernah luntur.
Ia bahkan menyebut, selain tradisi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi yakni Pacu Jalur, futsal menjadi olahraga yang memiliki tempat tersendiri di hatinya.
“Kalau bicara olahraga yang saya sukai, tentu pacu jalur adalah kebanggaan daerah kita yang tidak bisa dipisahkan dari identitas masyarakat Kuantan Singingi. Tapi selain itu, futsal juga menjadi olahraga yang sangat saya gemari, karena di dalamnya ada kecepatan, strategi, kerja sama, dan semangat juang yang luar biasa,” ungkap DMJ disambut tepuk tangan peserta.
Menurutnya, futsal bukan sekadar permainan mengejar kemenangan, melainkan ruang pembelajaran yang sarat nilai kehidupan. Di atas lapangan, seorang pemain belajar tentang disiplin, kekompakan, komunikasi, pengendalian emosi, hingga bagaimana menghormati lawan dan menerima hasil dengan jiwa besar.
DMJ juga mengapresiasi pihak sekolah yang terus konsisten menghadirkan kegiatan positif seperti SPAC Techno, yang bukan hanya berfokus pada pengembangan akademik dan teknologi, tetapi juga memberi ruang bagi pelajar untuk tumbuh melalui olahraga.
“Anak-anak muda harus diberi ruang untuk berkembang. Bukan hanya pintar di kelas, tapi juga kuat secara mental, sehat secara fisik, dan mampu membangun karakter melalui kompetisi yang sehat,” ujarnya.
Cabang futsal sendiri menjadi salah satu agenda paling bergengsi dalam SPAC Techno VI. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, ketika masing-masing tim datang membawa semangat, strategi, dan optimisme untuk menampilkan permainan terbaik.
Usai seremoni pembukaan, pertandingan perdana pun langsung digelar. Sorak supporter menggema dari sisi lapangan, mengiringi setiap pergerakan pemain, setiap operan, dan setiap peluang yang tercipta.
Dengan resmi dibukanya cabang olahraga futsal oleh DMJ, ajang SPAC Techno VI kembali menegaskan dirinya bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan panggung pembinaan generasi muda—melahirkan pelajar yang kompetitif, sportif, dan tetap mencintai budaya daerah, dari futsal hingga pacu jalur, kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.*(ald)