Kilasriau.com - Peredaran Narkoba merupakan ancaman serius bagi kemajaun bangsa, yang tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan penggunanya, tetapi merusak tatanan masyarakat dan menghambat perkembangan generasi muda.
Oleh karena itu, Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Inhil, Dwi Budianto, menyampaikan perlunya langkah strategis dan kolaborasi semua pihak untuk mengatasi penyalahgunaan Narkoba.
Sinergitas tersebut diwujudkan dalam Revitalisasi Kampung Tanggung Anti Narkoba, yang terletak di Jalan Pangeran Hidayat, Tembilahan. Peresmiannya yang berlangsung Sabtu (9/5) pagi ini, selain dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan, juga dihadiri Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora, jajaran Forkopimda, Ketua DPC Granat Inhil, organisasi terkait dan awak media.
Menyampaikan sambutan Bupati Inhil, Asisten Setda katakan, bahwa pembentukan Kampung Tanggung Anti Narkoba merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran semua elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari peredaran Narkoba.
"Agar Kampung Tangguh ini tidak menjadi simbol semata, mari kita semua meningkatkan kepedulian, mengawasi dengan aktif lingkungan tempat tinggal, membina generasi muda, dan jangan takut melapor jika mengetahui adanya penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di lingkungan sekitar," ujar Dwi Budianto, menyampaikan pesan Bupati Herman.
Untuk memperkuat langkah pencegahan Narkoba, pada momen ini juga dilangsungkan Pengukuhan Duta Anti Narkoba, yang diharapkan Kapolres Inhil dapat berdampak positif bagi generasi muda.
"Kami harap Duta yang terpilih dapat menjadi contoh, penggerak dan penyampai pesan positif kepada masyarakat khususnya generasi muda, untuk mengisi hari-hari dengan giat positif dan mengukir prestasi agar terhindar dari pengaruh obat-obat terlarang," harap AKBP Farouk Oktora.
Selanjutnya Bupati Inhil dan Kapolres sama-sama berharap dukungan semua pihak, dalam memperkuat peran Kampung Tangguh dan Duta Anti Narkoba tersebut.