Kilasriau.com – Ketua TP PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sekaligus Bunda PAUD Inhil, Hj. Katerina Susanti, menerima kunjungan Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri, di Rumah Dinas Bupati Inhil, Jalan Kesehatan, Tembilahan, Selasa (5/5/2026).
Kedatangan Kepala BPMP Riau tersebut disambut hangat oleh Katerina Susanti. Dalam kesempatan itu, tamu diajak melihat berbagai produk kerajinan lokal khas Inhil yang dipamerkan di rumah dinas, mulai dari olahan sabut kelapa, hiasan meja berbahan tempurung, hingga tanjak berbahan kelapa. Selain itu, turut disuguhkan beragam kuliner khas daerah.
Dr. Nilam Suri mengapresiasi potensi produk turunan kelapa yang dinilai mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Ia menyebutkan, berbagai kerajinan dan olahan khas Inhil merupakan praktik baik yang layak dipromosikan secara luas.
“Saya jadi lebih mengenal berbagai produk turunan kelapa, makanan khas, serta kerajinan seperti tanjak kelapa dan pot bunga dari kelapa. Ini membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Ini praktik baik yang bisa diinformasikan ke seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan, sekaligus mengapresiasi peran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan potensi lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nilam turut menyoroti rapor pendidikan PAUD di Inhil yang masih memiliki sejumlah indikator berstatus merah, khususnya pada Angka Partisipasi Sekolah (APS).
Menurutnya, hal ini tidak semata karena anak tidak bersekolah, tetapi juga karena masih ada anak usia PAUD yang belum terdata secara resmi.
“Perlu dukungan semua pihak, termasuk masyarakat, agar partisipasi anak usia dini di Inhil terus meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Inhil, Katerina Susanti, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi energi baru dalam memperkuat komitmen peningkatan kualitas layanan PAUD di daerah.
“Kami berharap kehadiran Ibu Kepala BPMP hari ini dapat memberikan semangat dan dukungan bagi Bunda PAUD di Inhil. Semoga ini membantu kami menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah yang masih ada, sehingga kualitas PAUD di Inhil semakin meningkat,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya terus mendorong sinergi lintas sektor serta peran aktif masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini, termasuk memastikan seluruh anak usia PAUD terdata dan mendapatkan layanan pendidikan yang layak.
“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat, kami optimistis berbagai indikator yang masih menjadi perhatian dapat segera dibenahi, sehingga Inhil mampu mencetak generasi yang lebih siap dan berkualitas di masa mendatang,” tutup Katerina.