Kilasriau.com – Dalam upaya mencegah antrean panjang serta mengantisipasi penimbunan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi, jajaran Polsek Tempuling melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring pendistribusian BBM di wilayah hukumnya, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Tempuling, IPDA Basar Hutahaean, S.H., dengan melibatkan personel di antaranya PS Kanit Intelkam BRIPKA Radot Apri Sianturi dan Bhabinkamtibmas Desa Teluk Kiambang BRIPKA Wahyudi.
Monitoring dilaksanakan di SPBU Putra Sindo Tempuling No. 13.292.630 yang berlokasi di Jalan Provinsi, Kelurahan Tempuling, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Dari hasil pengecekan di lapangan, ketersediaan BBM di SPBU tersebut terpantau aman dengan rincian, Pertalite sebanyak 33.750 liter, Pertamax 17.198 liter, Dexlite 8.911 liter, Bio Solar B40 8.469 liter, Pertamax Turbo 12.131 liter, serta Pertamina Dex 17.958 liter. Harga BBM masih mengacu pada penyesuaian per 18 April 2026, di mana Pertalite dan Bio Solar B40 tidak mengalami perubahan.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga melakukan koordinasi dengan pengawas dan petugas keamanan SPBU guna memastikan kelancaran distribusi, sekaligus melakukan pengawasan terhadap antrean kendaraan masyarakat yang melakukan pengisian BBM.
Selain itu, petugas memberikan imbauan kepada pihak pengelola SPBU agar tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dapat merugikan masyarakat.
Dari hasil monitoring, tidak ditemukan adanya antrean panjang maupun aksi pembelian berlebihan (panic buying). Situasi di lokasi terpantau tertib, aman, dan terkendali.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum pengelola SPBU serta kepercayaan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Tempuling.
Hingga saat ini, kegiatan pengamanan dan monitoring pendistribusian BBM masih terus berlangsung dengan situasi yang tetap kondusif.