Kilasriau.com, Pulau Kijang – Kegiatan Mobile Unit Donor Darah di Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, kembali menunjukkan tingginya semangat kemanusiaan masyarakat.
Digelar Kamis, 16 April 2026, kegiatan ini berhasil menghimpun 80 kantong darah dari 90 calon pendonor yang mendaftar.
Rincian perolehan darah: golongan A+ sebanyak 32 kantong, B+ 15 kantong, AB+ 11 kantong, dan O+ 22 kantong. Sebanyak 10 orang belum memenuhi syarat donor setelah melalui skrining kesehatan oleh petugas PMI.
Kegiatan donor darah ke-29 ini berlangsung di Halaman Masjid Besar Jami’ Pulau Kijang. Lokasi ibadah tersebut bertransformasi menjadi ruang kolaborasi kemanusiaan berbagai elemen masyarakat.

Gerakan Sepuluh Ribu (Gasebu) Reteh hadir sebagai penggerak utama, bersinergi dengan belasan organisasi. Di antaranya PGRI, IPSI (PSHT) Reteh, IPSS, Banser dan Ansor, serta Pramuka. Seluruh unsur melebur dalam satu tujuan: menyelamatkan sesama.
Para guru tidak hanya mendidik di ruang kelas, tetapi juga memberi teladan kepedulian. Para pendekar menunjukkan kekuatan solidaritas di luar gelanggang. Banser dan Ansor yang sigap dalam pengamanan turut berperan aktif menjaga kelancaran kegiatan. Pramuka membuktikan nilai Dasa Darma lewat aksi nyata.
Gasebu Reteh bertindak sebagai promotor kegiatan dengan dukungan penuh PMI Kabupaten Inhil sebagai pelaksana teknis. Organisasi lain turut menyukseskan kegiatan. Mereka mengusung gerakan sosial bertajuk “Sepuluh Ribu Kantong Darah” untuk meningkatkan ketersediaan darah di Kabupaten Indragiri Hilir.

Tagline “Setetes Darah Anda Selamatkan Semua Jiwa” bukan sekadar slogan. Secara medis, satu kantong darah dapat membantu hingga tiga pasien, mulai dari ibu melahirkan, korban kecelakaan, penderita demam berdarah, hingga pasien talasemia yang rutin transfusi.
Semangat gotong royong masyarakat Reteh menjadi bukti bahwa kepedulian adalah kerja bersama. Forkopimcam sebagai pengarah, organisasi sebagai penggerak, dan masyarakat sebagai kekuatan utama.
Dari berbagai latar belakang—seragam dinas, jas guru, baret Banser, hingga seragam Pramuka—semua setara dalam satu tujuan mulia: menyelamatkan kehidupan.