Kilasriau.com, Bireuen – Bea Cukai Lhokseumawe mencatatkan rangkaian aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan lebih dari 7 ton kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Aceh sejak Desember 2025 hingga Maret 2026.
Sebagai bagian dari rangkaian tersebut, tim relawan Bea Cukai Lhokseumawe turut menyalurkan bantuan ke Kabupaten Bireuen, tepatnya di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, dan Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan.
Bantuan yang disalurkan meliputi 1,25 ton beras, berbagai kebutuhan pokok, serta perlengkapan ibadah seperti sarung, mukena, dan sajadah.
Ketua Tim Relawan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Bea Cukai Peduli yang bersumber dari donasi pegawai Bea Cukai dari berbagai daerah di Indonesia.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung kebutuhan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan ibadah,” ujar Vicky.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran di Kabupaten Bireuen menjadi bagian dari rangkaian akhir kegiatan bantuan yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah terdampak.
Sejak awal pelaksanaan, bantuan telah disalurkan ke sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, serta Kota Lhokseumawe. Selain bahan pokok, bantuan juga mencakup perlengkapan memasak, Al-Qur’an, buku Iqra, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai unit kerja Bea Cukai di seluruh Indonesia, termasuk Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Banten, PSO Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Bea Cukai Bandung, serta kantor lainnya.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas insan Bea Cukai dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh.