MUNSALO (KilasRiau.com) – Pemerintah Desa Munsalo kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran bantuan untuk periode Januari hingga Maret tahun 2026 tersebut diberikan kepada lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan melalui proses pendataan dan musyawarah desa. Jumat (13/3/2026).

Kegiatan penyaluran berlangsung di lingkungan kantor Desa Munsalo dengan suasana sederhana namun penuh makna. Bantuan ini merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang bersumber dari Dana Desa, yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu agar tetap memiliki daya tahan ekonomi di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Penjabat (Pj.) Kepala Desa Munsalo, Muhammad Nizam, S.Pd.I, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan melalui proses verifikasi agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
“Program BLT-DD ini merupakan bentuk perhatian pemerintah desa kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berupaya agar penyalurannya tepat sasaran dan bisa sedikit membantu meringankan beban ekonomi para penerima,” ujar Muhammad Nizam.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa terus berkomitmen menjalankan program Dana Desa secara transparan, akuntabel, serta mengedepankan asas keadilan bagi masyarakat.
Menariknya, dari lima Keluarga Penerima Manfaat yang menerima bantuan tersebut, terdapat satu sosok yang menjadi perhatian warga. Ia adalah Tima Rakia, seorang perempuan lanjut usia yang kini telah mencapai umur sekitar 110 tahun.
Di usia yang telah melewati satu abad lebih, Tima Rakia menjadi saksi hidup perjalanan panjang zaman yang terus berubah. Kehadirannya dalam daftar penerima BLT-DD bukan hanya menggambarkan kondisi sosial yang perlu mendapat perhatian, tetapi juga menjadi pengingat tentang nilai penghormatan terhadap para lansia yang telah melewati berbagai fase kehidupan.
Bagi masyarakat Desa Munsalo, sosok Tima Rakia bukan sekadar warga biasa. Ia adalah bagian dari sejarah hidup desa, yang telah menyaksikan perubahan dari masa ke masa—dari kehidupan desa yang sederhana hingga perkembangan pembangunan yang semakin maju seperti saat ini.
Penyaluran BLT-DD ini sendiri diharapkan mampu memberikan dukungan bagi masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi rentan. Meski nilai bantuan tidak besar, namun bagi para penerima manfaat, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah Desa Munsalo juga berharap program bantuan seperti ini dapat terus berjalan dengan baik dan tetap berpihak kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Harapan kami, bantuan ini bisa memberikan manfaat nyata bagi para penerima, khususnya bagi masyarakat yang kondisi ekonominya masih terbatas,” tambah Muhammad Nizam.
Program BLT-DD merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam pemanfaatan Dana Desa untuk membantu masyarakat kurang mampu di tingkat desa. Melalui program ini, pemerintah desa memiliki peran penting dalam memastikan bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Bagi warga Desa Munsalo, penyaluran bantuan tersebut bukan hanya sekadar agenda administratif. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata hadirnya pemerintah desa di tengah masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Di tengah dinamika kehidupan desa yang terus berjalan, harapan masyarakat tetap sederhana: agar perhatian, kepedulian, dan semangat gotong royong terus terjaga, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam perjalanan pembangunan desa.*(ald)