KAMPAR, RIAU (KilasRiau.com) – Lebaran selalu datang dengan aroma yang khas. Selain ketupat dan rendang, harum kue kering di meja tamu menjadi penanda silaturahmi dan kebersamaan. Di Kabupaten Kampar, aroma itu berasal dari dapur rumahan Bella Cake, sebuah UMKM lokal yang konsisten menjaga rasa sekaligus menggerakkan ekonomi keluarga.

Menjelang Idulfitri, aktivitas di dapur Bella Cake meningkat drastis. Loyang keluar masuk oven, adonan diolah sejak pagi, dan setiap toples disiapkan dengan ketelitian tinggi. Di balik kesibukan itu, tersimpan prinsip sederhana: rasa yang jujur dan kepercayaan pelanggan.
“Lebaran itu bukan soal banyaknya kue, tapi soal rasa dan kebersihan. Kalau orang puas, mereka akan kembali,” ujar Saprida, pengelola Bella Cake, di sela proses produksi. Senin (2/3/2026).
Bella Cake tetap setia pada kue-kue klasik yang telah menjadi bagian dari tradisi Lebaran. Nastar Keju dan Nastar Original dengan tekstur lembut dan isian seimbang menjadi menu utama, dibanderol Rp100.000 per kilogram. Kue ini hampir tak pernah absen di meja tamu pelanggan setia.
Pilihan lain yang tak kalah diminati adalah Kue Salju dan Kue Kering Cokelat Daun, masing-masing dijual Rp90.000 per kilogram. Teksturnya ringan, tampilannya cantik, dan rasanya mudah diterima lintas usia.
Tak hanya mengandalkan rasa klasik, Bella Cake juga menghadirkan sentuhan visual yang menarik. Kue Kering Semangka tampil dengan warna ceria dan segar, menjadi favorit anak-anak, dengan harga Rp80.000 per kilogram. Sementara Kue Bangkit Cina, kue tradisional yang sarat nostalgia, tetap bertahan dengan peminat setia di harga Rp85.000 per kilogram. Untuk pencinta cokelat, KokoKrunch Cokelat menjadi camilan yang kerap habis lebih dulu saat tamu datang.
.jpg)
Lebaran pun terasa kurang lengkap tanpa camilan gurih. Menjawab itu, Bella Cake menyediakan Kerupuk Bawang varian original dan pedas seharga Rp90.000 per kilogram, Kacang Tojin Renyah seharga Rp85.000 per kilogram (tersedia juga ukuran ½ kg seharga Rp45.000), serta Kembang Goyang dengan harga Rp90.000 per kilogram. Camilan ini kerap menjadi teman obrolan panjang saat keluarga berkumpul.
Di tengah tantangan UMKM—mulai dari kenaikan harga bahan baku hingga persaingan produk pabrikan—Bella Cake tetap bertahan dengan kekuatan produksi rumahan, bahan berkualitas, dan proses yang higienis. Kepercayaan pelanggan menjadi modal utama yang terus dijaga.
“Lebaran bagi kami bukan sekadar musim ramai, tapi momen menjaga amanah. Kalau kue kami hadir di meja orang saat hari raya, itu sudah kebanggaan tersendiri,” kata Saprida.
Dari dapur sederhana di Kampar, Bella Cake membuktikan bahwa UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga penjaga tradisi. Setiap toples kue yang dibawa pulang pelanggan bukan sekadar camilan, melainkan bagian dari tawa, doa, dan hangatnya Idulfitri.

Bagi masyarakat Kampar dan sekitarnya yang ingin menghadirkan cita rasa rumahan di Hari Raya, pemesanan dapat dilakukan melalui:
Bella Cake – Kampar, Riau
WhatsApp/Telepon: 0823-8100-2555 (Saprida)