Siak, Kilasriau.com – Inovasi ekonomi kerakyatan kini mulai merambah dari balik pintu dapur. Melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), PT Pindo Deli Perawang menggelar Pelatihan Tata Boga bagi masyarakat Kampung Pinang Sebatang Timur (PST). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22-23 Januari 2026, ini dipusatkan di Rumah Pintar Abdul Wahid, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang.
Sebanyak 40 ibu rumah tangga tampak antusias mengikuti pelatihan ini. Mereka tidak hanya diajarkan memasak, tetapi didorong untuk mampu menciptakan produk makanan yang ekonomis namun memiliki cita rasa premium, yang kelak diharapkan menjadi ikon kuliner khas Kampung PST.
Koordinator CSR, Murseno, yang hadir mewakili Pimpinan Perusahaan Hassanudin The, menegaskan bahwa agenda ini adalah wujud nyata kepedulian perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk memberdayakan masyarakat.
"Ini merupakan kepedulian PT Pindo Deli dalam membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah operasional perusahaan," ungkap Murseno pada pembukaan kegiatan, Kamis (22/01/2026).
Murseno menambahkan, orientasi pelatihan ini lebih dari sekadar penguasaan teknik dasar.
"Kita harap para peserta dapat memperoleh ilmu dalam mengolah makanan serta juga dapat menciptakan olahan makanan yang nantinya bisa menjadi ikonik dari Kampung Pinang Sebatang Timur, tentunya juga dapat menambah penghasilan para peserta," ucapnya.
Di bawah bimbingan langsung Chef Titan Firdusi Suryani dari Griya Food Pekanbaru, suasana pelatihan berlangsung dinamis. Para peserta dibekali teknik pengolahan makanan siap saji yang higienis dan memiliki daya jual tinggi melalui tiga menu andalan:
Kornet Ayam Padat (Luncheon): Peserta diajarkan mengolah paha ayam fillet dengan bumbu aromatik. Uniknya, penggunaan angkak bubuk diperkenalkan untuk memberikan warna alami yang cantik, menghasilkan tekstur padat yang siap saji.
Cireng Crispy Bumbu Rujak: Teknik "biang" menjadi kunci dalam sesi ini, memastikan tapioka masak dengan tanak sehingga menghasilkan tekstur yang renyah di luar namun tetap lembut di dalam.
Siomay Bumbu Kacang: Chef Titan membocorkan rahasia penggunaan labu siam serut agar siomay tetap empuk meski sudah dingin, serta penggunaan bread crumb sebagai pengental alami pada bumbu kacang.
Langkah PT Pindo Deli ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kampung Pinang Sebatang Timur. Penghulu Kampung PST, Sudarno, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen perusahaan terhadap kesejahteraan warganya.
"Kami atas nama pemerintah Kampung mengucapkan terimakasih kepada pimpinan PT Pindo Deli yang telah peduli terhadap masyarakat, tentu ini sangat sesuai dengan program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat," ujar Sudarno.
Ia berharap peluang ini dimanfaatkan sebaik mungkin agar muncul produk unggulan yang menjadi ciri khas daerah.
"Ini peluang yang luar biasa untuk warga PST. Kita harap nantinya ibu-ibu semua dapat membuat olahan makanan yang memiliki ciri khas kampung PST, tentu hal ini kedepannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Selamat mengikuti pelatihan," pesannya kepada para peserta.
Pelatihan ini membuktikan bahwa pembangunan ekonomi tidak selalu harus dimulai dari proyek raksasa. Dari keterampilan sederhana yang dikelola secara profesional di Rumah Pintar Abdul Wahid, lahir rasa percaya diri baru bagi para ibu rumah tangga di PST.
Kini, dapur bukan lagi sekadar tempat aktivitas domestik, melainkan ruang produksi yang menjanjikan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi keluarga dan kampung mereka.