Aksi Solidaritas Bencana Sumatra dan Aceh, Ormas Pulau Burung Galang Dana dan Bantuan Logistik

KILASRIAU.com, PULAU BURUNG — Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), menggelar Aksi Solidaritas Galang Dana Bencana Sumatra dan Aceh, Minggu (14/12/2025). 

Aksi kemanusiaan ini ditujukan untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh kolaborasi ormas Pulau Burung, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ar-Risalah, Komunitas Diskusi Batas Arus, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pulau Burung, Gerakan Jum’at Berbagi (GJB) Pulau Burung, Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Pulau Burung, Pramuka Peduli Pulau Burung, Ambalan SMA Tunas Bangsa, Ambalan MA Nurul Mubtadiin, Gerakan Peduli Sesama (GPS) Pulau Burung, Miniatur Sound Horeg Pulau Burung, serta Ikatan Keluarga Minang Rantau (IKMR) Kecamatan Pulau Burung.

Aksi solidaritas ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan unsur Forkopimcam Pulau Burung, mulai dari Kepala Desa Pulau Burung Riswan Khaidir beserta jajaran, Camat Pulau Burung Razali, SE beserta jajaran, Polsek Pulau Burung, Koramil Pulau Burung, hingga pihak terkait lainnya.

Camat Pulau Burung, Razali, SE, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif masyarakat dan pemuda dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Pemerintah Kecamatan Pulau Burung sangat mengapresiasi atensi dan partisipasi masyarakat. Terima kasih kepada rekan-rekan pemuda dan organisasi kemasyarakatan yang telah berperan sejak persiapan hingga pendistribusian bantuan dari Pulau Burung ke wilayah terdampak bencana di Sumatra dan Aceh,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Pulau Burung, Riswan Khaidir. Ia menegaskan dukungan pemerintah desa terhadap kegiatan sosial yang bertujuan membantu sesama.

“Prinsipnya kami selalu mendukung setiap kegiatan yang baik, terlebih untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh yang sedang tertimpa musibah. Kami bangga atas itikad baik para pemuda dan ormas yang terlibat dalam aksi ini,” katanya.

Koordinator Lapangan Aksi Solidaritas, Muhammad Hafis, menyebutkan bahwa gerakan ini lahir dari rasa kemanusiaan dan kegelisahan melihat kondisi para korban bencana.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pulau Burung yang dengan antusias turut berdonasi, baik materi maupun nonmateri. Terima kasih juga kepada Forkopimcam dan seluruh ormas yang terlibat. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, aksi solidaritas ini juga mendapat dukungan dari pihak perusahaan, PT Riau Sakti United Plantations (RSUP)–Industry, berupa fasilitas kegiatan seperti tenda, izin penggunaan lokasi, dan perlengkapan pendukung lainnya. Sementara itu, proses distribusi logistik didukung oleh JNE Pulau Burung serta HMI Cabang Tembilahan.

Koordinator Umum Aksi Solidaritas, Suhardiman, menjelaskan bahwa hasil penggalangan donasi berupa barang mencapai 98 karung, terdiri dari pakaian layak pakai, jilbab, sepatu, tas, mi instan, selimut, perlengkapan perempuan, serta bahan makanan lainnya.

“Seluruh barang donasi akan disalurkan melalui BPBD Kabupaten Indragiri Hilir. Untuk donasi uang, hingga 15 Desember 2025 terkumpul sebesar Rp44.275.000 yang akan dibagi untuk tiga wilayah terdampak, yakni Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyaluran dana dilakukan bekerja sama dengan Yayasan Senarai Sumbar untuk wilayah Sumatra Barat serta Yayasan Sinar Tani Indonesia untuk Aceh dan Sumatra Utara. Dana tersebut akan dibelanjakan sesuai kebutuhan masing-masing daerah bencana.

“Pelepasan distribusi logistik dari Pulau Burung menuju Tembilahan dilakukan pada Senin malam (15/12/2025), disaksikan oleh tim kegiatan, Kepala Desa Pulau Burung, Kapolsek, dan Danramil beserta jajaran,” tambah Suhardiman.

Suhardiman berharap aksi solidaritas ini dapat menjadi penguat semangat bagi para korban bencana sekaligus mempererat kolaborasi antarormas di Pulau Burung.

“Semoga saudara-saudara kita di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat diberi ketabahan dan kondisi di sana segera membaik. Bantuan ini mungkin tidak dapat menggantikan apa yang hilang, namun menjadi tanda bahwa kami hadir dan peduli,” pungkasnya.


Baca Juga