TELUK KUANTAN (KilasRiau.com) - Warga Jalan Tuanku Tambusai, Desa Beringin Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mengeluhkan kondisi limbah yang menggenangi saluran drainase terbuka. Selain menimbulkan bau menyengat, air limbah yang kerap meluap juga berisiko menimbulkan penyakit kulit.

Ikbal dan Raswadi, warga yang bermukim di sekitar lokasi, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret.
"Kami minta Dinas PUPR Kuansing mencarikan solusi. Limbah ini bukan hanya masuk ke rumah warga, tapi juga bisa menyebarkan bau busuk dan menyebabkan gatal-gatal jika terkena saat lewat," ujar Ikbal, Ahad (27/07/2025).
Hal senada disampaikan Feri, warga Beringin. Ia menyebut persoalan ini sempat ditinjau oleh pihak PUPR dan anggota DPRD, namun hingga kini belum ada tindakan nyata.
"Sudah pernah ditinjau beberapa waktu lalu, tapi belum juga ada tindak lanjut. Warga semakin resah karena kondisinya makin parah," kata Feri.
Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Kuansing Dasver Librian membenarkan bahwa dirinya memang sudah turun ke lokasi. Ia menegaskan bahwa permasalahan limbah itu termasuk dalam Pokok Pikiran (Pokir) dirinya sebagai anggota DPRD.
"Benar, saya sudah tinjau langsung kondisi limbah di sana. Saya minta pihak PUPR segera menggesa penanganan agar keluhan warga tidak terus berlarut-larut," tegas Dasver saat dikonfirmasi.

Warga berharap pemerintah tidak hanya sekadar datang meninjau, tetapi benar-benar menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan aksi nyata. Terlebih, kawasan itu merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat yang ramai setiap hari.*(ald)