KILASRIAU.com - Tidak lama lagi seluruh masyarakat Indonesia tidak terkecuali dengan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau akan memeriahkan kontestasi Pilkada serentak 2024 mendatang.
Di Kabupaten Indragiri Hilir sendiri memiliki 4 calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan ikut berkontestasi. Diantara 4 calon tersebut Paslon Mimi Lutmila - Prof Sufian Hamim yang terlihat memiliki visi misi yang sejalan dengan program-program kerja pemerintah.
Dimana paslon Hj Mimi Lutmila - Prof. DR. H Sufian memiliki jargon "Inhil Berbenah" dengan visi misi:
VISI "Indragiri Hilir Berbenah (Bersih, Bersinar, Amanah) BENAHI MANUSIANYA dengan Gizi Baik, Kesehatan Gratis, Pendidikan Formal Gratis, Sertifikasi Profesi Gratis, meningkatkan kualitas guru dan sekolah.
BENAHI PELAYANAN MANUSIA/PUBLIK, dengan Peraturan Bupati yang Pro Rakyat
tanpa birokrasi berbelit. Pelayanan Publik Daerah yang adaptif tidak perlu datang ke
Tembilahan dalam pengurusan seperti KTP, Pajak, BPJS dan lainnya.
BENAHI JAMINAN MASA DEPAN ANAK/KELUARGA dengan membuka lapangan kerja,
akses permodalan wirausaha, beasiswa, Ruang Publik Ramah Remaja dan Lansia, dan lainnya
BENAHI EKONOMINYA dengan Membangun Kemandirian Ekonomi Daerah berbasis
potensi Sumberdaya Lokal.
BENAHI TATA KELLOLA PEMERINTAHAN dengan menjalankan Pemerintahan yang
baik, bersih dan beritegritas.
Bersih mengartikan terbebas dari kotoran dan sampah, begitu juga dalam penyelenggaran
pemerintahan sudah seharusnya bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme dalam upaya
Optimalisasi Tata Kelola Pemerintahan yang Berintegritas, Adaptif dan Berketaatan Hukum
Bersinar adalah suatu kondisi Masyarakat Adil, Makmur, Lestari dan Berkeadaban menuju
Indragiri Hilir Gemilang Berbasis Pertanian yang Maju dan Berkelanjutan.
Amanah merupakan sikap kami yang selalu memegang janji dan menepatinya dalam
menjalankan kepercayaan yang diberikan.
MISI:
1. Meningkatkan pembangunan manusia yang produktif, berkualitas dan berdaya saing
untuk siap kerja dan siap merintis usaha sendiri.
2. Memastikan akses kesehatan untuk rakyat guna menciptakan manusia Indonesia yang
sehat jasmani dan rohani serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
3. Mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat yang adil dan merata serta berkesinambungan melalui kebijakan yang memperkuat kapasitas ekonomi rakyat, termasuk kapasitas produksi pangan oleh petani dan nelayan yang berkelanjutan, serta mendukung kegiatan ekonomi skala kecil menengah yang inklusif dan kreatif dan berkelanjutan.
4. Membangun Kemandirian Ekonomi Daerah berbasis potensi sumber daya lokal.
5. Setia pada Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera), Pancasila, UUD 1945, menjunjung
tinggi hukum demi menjamin hak-hak rakyat, serta menjalankan tata pemerintahan
daerah yang bersih bebas dari korupsi dan berkeadaban dalam mewujudkan
pemerintahan yang baik, bersih dan berintegritas.
6. Memajukan kebudayaan setempat dalam semangat kebhinekaan dan toleransi serta
menjaga kelestarian lingkungan hidup warisan leluhur bangsa Indonesia.
Dengan visi misi tersebut Pasangan Calon (Paslon) Mimi Lutmila (Si Jilbab Merah) - Prof Sufian Hamim, sangat peduli akan SDM sektor pendidikan di Inhil. Dan itu hanya bisa dicapai dengan menyiapkan pendidikan berkualitas, terjangkau, dan pemerataan dunia pendidikan dari Desa hingga Kota Kabupaten. Alokasi dana pendidikan kita benahi hingga 20%.
Untuk merealisasikan itu, salah satu langkah yang akan dilakukan Paslon ini, kalau memang diberikan amanah untuk memimpin adalah merintis pembukaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Unggulan berasrama bagi penduduk setempat.
"Nantinya akan dipadukan dengan program pendidikan kader dalam bidang kepemimpinan, manajemen, dan disiplin untuk siap menjadi pemimpin daerah dan nasional di sektor pemerintahan maupun swasta menghadapi Indonesia Emas 2045," ujar Mimi Lutmila kepada awak media, Jum'at (13/9/24)
Selain itu, pihaknya juga berencana membuka SMK berbasis potensi sumber daya lokal (SMK Pariwisata, SMK Perikanan, SMK Pertanian, SMK Perkapalan) untuk menyiapkan tenaga-tenaga profesional terampil siap kerja dan siap merintis usaha sendiri.
"Kita harus menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai dan terampil. Semua itu hanya bisa terwujud, kalau kita menyiapkan lembaga pendidikan dan sekolah yang konsen ke arah sana," ujarnya.
Lebih jauh diungkapkannya, Pemkab Inhil harus memastikan semua sekolah dasar dan menengah, menerapkan disiplin ketat dalam hal saling menghormati dengan tidak ada kejadian perundungan, kekerasan, dan tindak kriminal baik di antara murid maupun guru terhadap murid.
"Jika terjadi pelanggaran, Kepala Daerah bersama aparat setempat harus turun tangan menindak dan menegakkan disiplin bersangkutan," tambahnya.
Selain itu untuk meningkat kualitas pendidikan, perlu peningkatkan sarana dan prasarana pendidikan bekerja sama dengan pemerintah pusat.
Tambahnya, untuk itu, harus dibangun sinergi sekolah dan keluarga untuk menghasilkan kualitas pendidikan anak yang unggul, termasuk disiplin tanpa kekerasan.
"Pemkab harus memberikan beasiswa anak berprestasi untuk semua tingkatan pendidikan (Program Kartu Berbenah). Dengan kartu berbenah maka sektor pendidikan peserta anak didik tidak dibebani biaya seragam, buku dll yg memberatkan ibu ibu di rumah sehingga ibu ibu bisa menabung untuk simpanan dirinya menyambut hari tua dengan bergembira dunia dan akhirat," tambahnya
Selain itu, dengan kartu berbenah mendapatkan akses di sektor pendidikan untuk beasiswa 1 sarjana 1 keluarga. "Kita juga perlu menyiapkan lulusan SMA bisa menguasai bahasa Inggris secara aktif dan disiapkan untuk memperoleh beasiswa LPDP ataupun beasiswa dari perguruan tinggi luar negeri/lembaga donatur lainnya," ujarnya. **