Berhasil Terapkan Program Kukerta, Mahasiswa UNRI Tuai Pujian

Kilasriau.com - Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) UNRI 2023 Kelompok 1 merupakan mahasiswa Universitas Riau yang memiliki latar belakang yang sama yaitu Fakultas Keperawatan.

Dalam kelompok ini terdiri dari sepuluh mahasiswa yang didampingi oleh seorang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bernama  Dr. Ns. Misrawati, M.Kep., Sp.Mat. Kelompok 1 diterjunkan di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Kelurahan Sri Meranti ini merupakan salah satu kelurahan yang hingga saat ini melakukan upaya dalam pengentasan stunting pada anak. Kukerta di Kelurahan Sri meranti dilakukan selama satu bulan terhitung 23 Januari 2023-25 Februari 2023.

Untuk itu, Kukerta UNRI 2023 Kelompok 1 ini didukung penuh oleh Pihak Kelurahan Sri Meranti, Puskesmas Umban Sari, BKKBN Kota Pekanbaru dan tokoh masyarakat yang ada di Kelurahan Sri Meranti.

Mahasiswa kelompok 1 berhasil menyelesaikan misi mereka dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dan sesuai dengan tema Kukerta yang telah ditetapkan oleh Kaprodi “Identifikasi dan Pengentasan stunting dengan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Sri Meranti” Mahasiswa Kukerta UNRI 2023. Ada beberapa program kerja yang sudah di rancang oleh kelompok yaitu Penyuluhan Stunting dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan KADER RT 03, Penyuluhan Pemberian tambahan Makanan beserta demonstrasi pembuatan makanan PMT “Bola-Bola Tempe”, Penyuluhan stimulasi tumbuh kembang anak dan Program inovasi peningkatan gizi anak resiko stunting.

Program kerja pertama yang telah dilaksanakan oleh kelompok pada hari Jumat, 3 Februari 2023 yaitu Penyuluhan Stunting yang diperuntukan oleh ibu hamil dan balita, dengan harapan setelah penyuluhan ini angka kejadian stunting khususnya di Kelurahan Sri Meranti dapat menurun secara bertahap serta ibu dapat memberikan kebutuhan gizi yang baik kepada bayi dan balita.

Program kedua ialah yang telah dilaksanakan yaitu Penyuluhan Pemberian Makanan Tambahan dan Modifikasi Makanan pada Balita. Dilakukkan pada tanggal 9 Februari 2023 di Posyandu Pembantu RW 03 Kelurahan Sri Meranti. Program kerja ini diperuntukan oleh ibu hamil dan balita yang antusias pada saat acara berlangsung. Sebelum dilakukkan penyuluhan, peserta diberikan pre-test untuk mengukur pengetahuan ibu. Didapatkan hasil pre-test dengan nilai rata rata yaitu 44. Penyuluhan diberikan dengan media leaflet yang telah dirancang oleh kelompok. Setelah penyuluhan dilakukkan kembali post test dengan hasil nilai rata-rata yaitu 87.

Tingkat keberhasilan penyuluhan ini ialah 43%. Demontrasi pembuatan makanan tambahan dengan menu “Bola-bola tempe”. Menu ini bisa menjadi pilihan yang tepat dalam memenuhi kebutuhan protein pada makanan anak. Sumber protein sangat penting dan berguna bagi bayi dan balita dalam mencegah stunting. Dalam 100 gr tempe terdapat 18-20 gram protein.

Setelah penyuluhan dan demonstrasi ibu mampu memodifikasi memberikan makanan tambahan dengan pada anak sehingga kebutuhan gizi anak terpenuhi. Kegiatan ini didampingi oleh Ibu Nurhayati selaku CI Puskesmas dan Ibu Netti selaku Ahli Gizi Puskesmas Umban Sari. Puskesmas Umban Sari sangat mendukung kegiatan ini, agar dapat di implemenntasikan oleh ibu-ibu dirumah.

Progam ketiga  adalah penyuluhan stimulasi tumbuh kembang anak. Program kerja ini dilakukkan pada tanggal 13 Februari 2023. Penyuluhan tentang stimulus perkembangan merupakan pemantauan pada anak balita yang dilakukan untuk merangsang perkembangan anak dengan melibatkan panca indra dan motoriknya. 

Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi ibu-ibu menstimulus perkembangan balita dengan cara balita berkembang dengan bermain.

Sebelum dilakukan penyuluhan mahasiswa memberikan lembar kuesioner sebagai pretest yang berisikan pengetahuan ibu tentang stimulus perkembangan pada anak balita. Didapatkan hasil pretest sebesar 44%. Setelah dilakukan penyuluhan diberikan juga kuesioner pengetahuan ibu tentang stimulus perkembangan pada balita, didapatkan hasil posttest sebesar 83 %. Disimpulkan bahwa setelah dilakukan penyuluhan ibu balita mengalami peningkatan pengetahuan mengenai stimulus perkembangan pada anak balita dengan peningkatan pengetahuannya mencapai 40%.

Kelompok 1 menggalakkan program utamanya yaitu Program inovasi peningkatan gizi anak  resiko stunting dengan tema “One Week With Protein”. Program ini ditujukan pada balita resiko stunting dengan harapan anak mendapatkan kebutuhan gizi protein yang cukup. Protein ini merupakan salah satu aspek yang sangat penting bagi anak resiko stunting dalam meningkatkan berat badan sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai usianya. Sasaran anak resiko stunting berada di wilayah kerja Posyandu Pembantu Sri Meranti RW 03 RT 03, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Selasa (14/02/2023)

Program Program inovasi peningkatan gizi anak resiko stunting “One Week With Protein” merupakan kegiatan pada balita resiko stunting. Makanan secara konsisten diberikan pada pagi dan siang hari dengan pilihan menu yang bervariasi dan tinggi protein serta bahan yang terjangkau bagi masyarakat. Adapun menu yang diberikan ialah sup telur puyuh, tums buncis wortel ayam, semur ayam, orak arik tempe, sup bayam jagung, telur saus tiram. Menu tersebut dihabiskan balita dengan lahap anak tampak bersemangat untuk makan.

Setelah dilakukkan Program inovasi peningkatan gizi anak  resiko stunting didapatkan hasil bahwa ada peningkatan berat badan masing-masing balita yang daoat dilihat pada grafik dengan tingkat keberhasilan 75%. Ini membuktikan bahwa pemberian makanan tambahan dengan menu sederhana namun tinggi protein baik protein dari hewani maupun protein nabati yang diberikan kepada balita secara konsisten dapat meningkatkan berat badan anak. Diharapkan dapat terus diterapkan oleh masyarakat secara mandiri setelah masa Kukerta UNRI 2023 selesai. Program ini dapat terlaksana dengan adanya kerjasama dari pihak Puskesmas, Kader serta masyarakat Sri Meranti.

“Program kerja sangat membantu pihak puskesmas dalam memberikan Inovasi  pada balita resiko stunting dengan diberikan bimbingan langsung oleh keluarga sehingga target dapat dicapai” Ahli Gizi Puskesmas Umban Sari.


Baca Juga