Cegah Stunting dengan SERANTING oleh Mahasiswa Kukerta FKp Unri di Kelurahan Sri Meranti

Kilasriau.com - Mahasiswa Kuliah kerja nyata (Kukerta) Fakultas Keperawatan Universitas Riau mengadakan kegiatan Semarak Acara Anti Stunting (SERANTING) di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Sabtu (25/02/2023).

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang memberdayakan masyarakat setempat agar peka akan isu stunting di daerah sekitar. SERANTING juga melibatkan berbagai tokoh di Kelurahan Sri Meranti seperti Lurah Sri Meranti, Kepala  Puskesmas Umban Sari, BKKBN, Ketua RW, Ketua RT, Kader Posyandu, Ketua LPM, Ketua Karang Taruna, BABINKABTIBMAS dan BABINSA.

SERANTING ini merupakan kegiatan penutup oleh mahasiswa Kukerta FKp Unri yang sebelumnya sudah melaksanakan Kukerta dari tanggal 23 Januari 2023 dengan berbagai kegiatan yang telah dilakukan.

Kegiatan yang dilakukan selama Kukerta yaitu pada tanggal 6-8 Februari 2023 melakukan penyuluhan tentang pentingnya pencegahan anemia kepada ibu hamil serta dampak bayi yang mengalami stunting, tanggal 13 Februari 2023 mahasiswa Kukerta FKp Unri melakukan demonstrasi pembuatan kroket tempe guna pencegahan anemia dalam kehamilan sekaligus Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada ibu hamil yang mengalami anemia dari tanggal 13-18 Februari 2023 dan melakukan edukasi kepada ibu hamil serta ibu post partum mengenai manajemen laktasi pada tanggal 15-16 Februari 2023. Mahasiswa Kukerta Unri juga ikut melibatkan kader dalam kegiatannya. Kader ini tentunya merupakan orang-orang terpilih yang akan menangani masalah-masalah kesehatan yang ada di masyarakat sekitar, salah satunya stunting.

Program SERANTING ini berfokus untuk menstimulasi warga agar termotivasi untuk meningkatkan kemampuan tumbuh kembang anak, meningkatkan pengetahuan masyarakat serta rasa peduli akan kesehatan di lingkungan sekitar. Mahasiswa Kukerta FKp Unri mengadakan berbagai macam perlombaan, seperti lomba menyusun puzzle dan menyamakan bola warna untuk anak-anak, serta lomba Rangking 1 untuk ibu-ibu dan lomba penyuluhan oleh kader kesehatan.

Lomba menyusun puzzle dan menyamakan bola warna diadakan untuk menstimulasi perkembangan kognitif dan motorik anak serta mengetahui apakah perkembangan anak sudah baik pada umurnya. Lomba Rangking 1 untuk ibu-ibu berguna mengukur sejauh mana pengetahuan  ibu tentang stunting. Lomba penyuluhan kader diadakan untuk menambah pengetahuannya mengenai stunting.

Lomba yang diadakan oleh mahasiswa Kukerta Unri ini tentu saja  tidak lari dari tujuan kegiatan yang mana pada perlombaan tersebut dapat menstimulasi tumbuh kembang anak yang sehat serta mengukur pengetahuan ibu dan kader mengenai stunting. Kegiatan ini diadakan agar masyarakat paham mengenai stunting serta bagaimana pencegahannya, tentu saja diharapkan warga di Kelurahan Sri Meranti dapat mencegah dan terhindar dari masalah kesehatan seperti stunting.

Saat acara ini digelar, antusias warga setempat sangat besar. Warga terlihat bersemangat untuk mengikuti perlombaan yang diadakan dan berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik. Tidak lupa pula pada kegiatan ini mahasiswa telah menyiapkan berbagai macam hadiah menarik yang tentunya akan diberikan kepada para pemenang setiap perlombaan.
Kami berharap setelah kegiatan SERANTING ini diadakan, seluruh masyarakat terutama kader kesehatan dapat menerapkan kegiatan seperti yang telah dicontohkan pada acara ini.

"Kami mahasiswa Kukerta FKp Unri berharap kegiatan ini terus berkembang dan dapat dilanjutkan oleh tokoh-tokoh masyarakat setempat meskipun mahasiswa Kukerta FKp  Unri sudah menyelesaikan masa Kukertanya di Kelurahan Sri Meranti," harapnya.


Baca Juga