Kilasriau.com, - Kisah pilu Tiara bocah perempuan berumur 8 tahun warga Jalan Gunung Daek Tembilahan yang diduga didiagnosa mengalami jantung bocor sontak mendapat simpati publik.
Hal ini membuat orang-orang tergerak hatinya dan menyumbangkan sejumlah uang melalui open donasi yang dibuka khusus untuk Tiara dibeberapa rekening.
Sebelumnya, Tiara sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada (RSUD PH) Tembilahan, namun karena keterbatasan biaya, pihak keluarga memutuskan untuk membawa pulang Tiara ke rumah sambil melakukan pengurusan BPJS. Pihak RSUD juga mengatakan bahwa Tiara harus dilakukan penanganan serius dan akan dirujuk ke RS Awal Bros Pekanbaru.
"Anak saya didiagnosa oleh dokter bahwa jantungnya bocor dan harus dirujuk ke Pekanbaru. Setelah Kartu Indonesia Sehat (KIS) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) nya selesai baru dirujuk ke Pekanbaru," ucap Bahctiar ayah Tiara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/12/2022).
“Saat ini Tiara mengalami gejala sesak nafas, jantung berdebar-debar, mudah lelah ketika melakukan aktivitas ringan, serta penyusutan berat badan selama kurun waktu 2 tahun belakangan ini. Akhir-akhir ini, di sekitaran tangan dan kakinya sudah muncul kebiruan dan telapak tangan yang basah serta BAB selama 12 hari sekali,” sambungnya.
Untuk mengkonfirmasi keadaan Tiara awak media mencoba menghubungi Direktur Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan, Dr Saud Pakpahan.
“Pasien ini sudah pernah dirawat di RSUD dengan diagnosa mengalami tipes dan sudah dipulangkan karena kondisi yang sudah membaik, namun ia(Tiara, red) kembali masuk ke RSUD dan dirawat di IGD,” kata Saud kepada awak media melalui handphone selulernya, Jumat (23/12/22).
Ia menambahkan untuk indikasi diagnosa yang beredar dari pihak Dokter Rumah Sakit Puri Husada tidak ada tanda-tanda Jantung bocor.
"Jadi untuk diagnosa jantung bocor itu belum, hanya saja memang harus segera ditangani jadi perlu pemeriksaan lebih lanjut di Pekanbaru,” tuturnya.