Kilasriau.com - Gerakan Satu Hati (GSH) Kabupaten Indragiri Hiilir (Inhil) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional Indragiri Hilir mendistribusikan paket premium Ramadhan berkah di kecamatan Tembilahan, Selasa (12/4/22)
Selain menyalurkan bantuan paket premium Ramadhan juga diberikan uang tunai kepada keluarga sasaran balita gizi buruk dan balita gizi kurang.
Dimana Gerakan Satu Hati ini memperoleh jatah dari Baznas untuk Penyaluran paket premium berkah ramadhan ini lebih kurang 1000 paket untuk di 20 kecamatan Kabupaten Inhil.
Zulaikhah Wardan yang merupakan ketua Gerakan Satu Hati sekaligus Muslimat NU Kabupaten Inhil mengatakan Pendistribusian paket premium Ramadhan berkah ini dari dana zakat yang dikumpulkan oleh Baznas Kabupaten Inhil dan sudah sesuai kriteria nya.dan Penerimaan paket premium Ramadhan berkah di kecamatan Tembilahan lebih kurang ada 80 orang dan uang tunai Rp. 300000 untuk stunting.
"Jadi pendistribusian ini harus dilakukan dengan tepat dan benar kepada yang menerima nya. Untuk itu. GSH dan uMuslimat NU ini merupakan tahun 3 dan membantu menyalurkan bantuan kepada mustahil serta keluarga balita gizi buruk dan balita gizi kurang dengan jumlah 1000 paket untuk 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil," kata Zulaikhah Wardan.
Selain itu, Zulaikhah Wardan menuturkan Gerakan Satu Hati ini merupakan gerakan moral dan pengumpulan donatur yang peduli kepada anak-anak. Maka dari itu dengan adanya penyaluran ini bisa membantu masyarakat mustahik serta keluarga balita gizi buruk dan balita gizi kurang dengan menyeluruh di seluruh masyarakat 20 kecamatan.
"Artinya agar bisa terlaksana dengan baik perlu adanya evaluasi dan ini tentunya butuh kerja sama dengan semua pihak baik itu tim kesehatan, pemerintah Kecamatan, desa lurah, RT dan RW untuk memberikan laporan karena sampai saat ini ada 380 penderita Gizi buruk dan Gizi kurang. Penyebab nya ialah ekonomi. Ini lah yang harus kita fikir kan agar kita menemukan solusi nya untuk menekan angka stunting baik itu gizi buruk dan Gizi kurang," jelasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Inhil yang diwakili oleh Wakil Ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat, Subagio menyampaikan penerima Bantuan paket premium Ramadhan sudah diberikan secara simbolis ke beberapa mitra salah satunya adalah Muslimat NU dan Gerakan Satu Hati.
"Hari ini pendistribusian dilakukan oleh tim GSH dan Muslimat NU dengan data yang di terima sasaran penerima bantuan terdiri dari 52 orang dari program GSH 52 dan 30 orang dari Muslimat NU," ucapnya.
Dikesempatan itu juga, Subagio menuturkan dengan jatah yang diterima Muslimat Nu dan GSH sebanyak 1000 paket, dan ini diberikan kebebasan berapa banyak yang akan disalurkan untuk setiap kecamatan karena ini kebijakan setiap mitra Baznas.
"Hadirnya kami di kegiatan ini untuk memastikan apakah pendistribusian berjalan lancar dan sudah sesuai dengan aturan. Karena pendistribusian ini Baznas harus bekerjasama dengan mitra-mitra yang sudah terjalin sejak lama dengan harapan pendistribusian paket premium Ramadhan berkah ini bisa sampai kepada mustahik disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Inhil," tuturnya.
Kemudin Subagio berpesan kepada pemerintah yang ada di kecamatan, desa, Lurah agar segera melaporkan agar pendistribusian ini tidak salah sasaran dan paket premium Ramadhan berkah ini kan isinya merupakan hasil dari lokal yang artinya harus segera disalurkan secepatnya.
"Sebelumnya isi paket ini kita mengambil dari luar kota khususnya beras. Namun sejak mendapatkan arahan dari bapak Bupati Inhil HM Wardan untuk mengmaanfaatkan hasil lokal tentunya pendistribusian harus cepat dilakukan agar tidak rusak. Untuk itulah agar cepat dilaporkan jika perlu tanggal 15 April ini sudah rampung. Karena kami sudah mulai menjalani perjalanan untuk pergi memantau setiap kecamatan," jelasnya.
Sekedar informasi bagi masyarakat yang ingin mendapatkan paket premium Ramadhan berkah ini harus menyiapkan KK dan KTP-Elektronik. Namun yang tidak memiliki syarat seperti ktp dan kk cukup menggunakan surat domisili dengan catatan ini benar tidak ada rekayasa.