Tumpukan Sampah Masih Banyak Terlihat, Kadis DLHK Inhil Ajak Masyarakat Untuk Sama-sama Menjaga Ling

KILASRIAU.com  - Tumpukan sampah masih banyak terlihat di pinggir-pinggir badan jalan yang ada di Kota Tembilahan, Kabupaten Inhil.

Pemandangan tumpukan sampah ini sudah menjadi hal yang biasa bagi masyarakat khususnya di wilayah Tembilahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Inhil,  IIyanto saat dikonfirmasi langsung KILASRIAU.com mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena tidak adanya tempat khusus, yang ada hanya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Sungai Beringin.

"Kita memang melihat hal tersebut, namun kita tetap berupaya untuk mensiasatinya agar tumpukan sampah di pinggir-pinggir jalan itu tidak terjadi. Dengan cara apa,,,? Kan itu yang tanyakan. Kita dari DLHK Inhil telah melakukan pengakuan dengan membagi tiga sip yaitu pagi, siang dan malam. Dan itu beroperasi setiap hari dan kita juga sampai masuk ke dalam gang-gang yang ada di Tembilahan," terangnya, Kamis (22/10).

Lebih lanjut Ilyanto menuturkan, kendalanya di lapangan ialah mencari lahan TPS yang tepat, kemudian tingkat kesadaran dari masyarakat masih kurang untuk membuang sampah pada tempatnya serta menyesuaikan waktu yang telah di jadwalkan sebelumnya.

"Inilah yang menjadi kendala kita karena masyarakat kita membuang sampah selalu tidak sesuai dengan jadwal yang kita tentukan, akhirnya seolah-olah kita bekerja ini masih ada sisanya," jelasnya.

Maka dari itu Ilyanto menghimbau Mari ke masyarakat agar bekerjasama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan cara mengumpul sampah tersebut sesuai dengan jadwalnya.

Secara terpisah, Kasi Penanganan Sampah Poter, Daud sejalan yang disampaikan Kadis DLHK Ilyanto. Daud katakan bahwa ini semuanya telah disosialisasikan ke masyarakat agar mengumpulkan sampah itu sesuai jadwal.

"Karena kita juga tau bahwa sampah ini juga bisa menyumbat got-got yang ada di sekitarnya, apalagi kita sekarang berada di musim penghujan dan air laut pasang yang membuat beberapa titik jalan tenggelam," ujarnya.

Daud menjelaskan bahwa banjir ini salah satu penyebabnya karena sampah maka dari itu aliran sungai tidak lancar, sehingga sebagian jalan yang ada di Tembilahan tenggelam.

"Namun kita sudah menemukan titik permasalahannya, maka dari itu kita kemarin melaksanakan rapat bersama Dinas PU, Camat, Lurah hingga RT tujuannya adalah untuk mencari jalan keluar agar jalan yang biasanya tergenang air saat hujan maupun air pasang tidak tergenang lagi," jelasnya.

Diakhir percakapan Daud berharap pemerintah dapat memberikan bantuan operasional agar semua perkerjaan berjalan lancar.






Tulis Komentar