Gasebu Kecamatan Reteh Kembali Laksanakan Pendataan Untuk Penyaluran Pakaian Layak Guna Tahap V

KILASRIAU.com  - Gerakan Sosial Sepuluh Ribu (GASEBU) Kecamatan Reteh hari ini kembali melakukan pendataan terhadap warga yang kurang mampu, Kamis (24/9).

Ketua Gasebu H Jalaluddin Husain mengatakan bahwa pendataan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan program tetap dari Gasebu untuk melakukan pendataan penyaluran pakaian layak guna bagi kaum dhuafa.
 

"Ini memang sudah menjadi salah satu program dari Gasebu untuk penyaluran donasi pakaian layak pakai guna kepada kaum dhuafa yang kita laksanakan setiap hari Jum"at di Sekretariat GASEBU Jalan SMP Pulau Kijang. Jadi paling lambat 1 hari sebelum penyaluran pengurus melakukan survei sekali gus mendata jumlah KK dan jiwa yang akan kita bantu," kata Jalaluddin.

Selainitu juga Jalaluddin menambahkan bahwa yang turun langsung untuk melakukan pendataan tersebut ialah Sektetaris GASEBU Muhammad Rifai bersama dengan Abdul Muin dan Darwis dan tidak ketinggalan penasehat Gasebu H Lintas Maros. Karenabesok itu merupakan penyalurantahap V yang dilaksanakan Gasebu.

"Penyaluran donasi pakaian tahap V ini kita pilih lokasinya di Jalan Pahlawan Lorong Katong dimana sudah kita data sebanyak 19 KK, 89 jiwa yang kita anggap layak untuk menerima donasi ini. Dan tadi kuponnya sudah langsung kita serahkan kepada masing masing KK," jelasnya.

Selanjutnya, Penasehat GASEBU H Lintar Maros yang juga ikut mendampingi pengurus mengatakan sangat mengapresiasi kinerja yang sangat luar biasa dari pengurus GASEBU ini yang mau terjun langsung kelapangan untuk melakukan pendataan sehingga kelompok penerimaanya sudah benar-benar terverifikasi di lapangan.

"Ini sangat luar biasa karena pengurus Gasebu bukan hanya sekedar mengumpulkan dan menyalurkan tapi semua pengurusnya adalah donatur. tentunya inovasi tersebut sangat memerlukan dukungan dari kita semua," ucapnya.

Lebih lanjut, Maros menuturkan bahwa yang punya kelebihan harta mari donasikan seikhlasnya, yang di rumah ada pakaian di lemari bertumpuk yang tidak lagi dipergunakan akan lebih bermanfaat jika di sumbangkan untuk kaum dhuafa dan in syaa Allah semua donasi tersebut akan tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai mana motto dari Gasebu Kami kumpulkan,  'Kami salurkan dan kami pertanggungjawabkan'.

"Saya sangat berharap kepedulian dari kita semua baik pemerintah, orang-orang yang diberikan kelebihan harta untuk kiranya sama sama kita memberikan dukungan terhadap wadah ini. Agar kedepan semakin banyak inovasi kegiatan yang dapat dilakukan oleh GASEBU setelah beberapa kegiatan yang dilakukan misalnya membantu pasien tidak mampu yang sakit, keluarga tidak mampu yang meninggal, sunatan massal dan donasi Alquran," imbuhnya






Tulis Komentar